(Disusun ku E. Djuwardi Sumedang )
1. Bismillahi kawitaning muji
Muja nyebat asma Pangeran
Nu welas asih ka kabeh
(Disusun ku E. Djuwardi Sumedang )
Sisindiran
Wawangsalan
Aku anak petani,
tangan kecil mencengkeram cangkul sebelum mengenal pensil.
Bumi sawah adalah buku pertamaku,
garis-garis lumpur adalah huruf-huruf yang kutulis dengan keringat.
Angin berdesir pelan, membelai daun-daun yang bergoyang malas di atas kepala. Aku duduk di sebuah bangku kayu tua, di tengah hamparan kebun jeruk yang ranum, sambil memandang Gunung Gede yang megah menjulang di kejauhan.
Hari itu, langit pagi masih kelabu ketika kami berkumpul di titik awal pendakian menuju Curug Cibeureum. Lima orang dengan latar belakang berbeda: Pak Awal si navigator ulung, Pak Asep Odang yang humoris tapi cepat lelah, Pak Willy sang pendaki berpengalaman, Pak Arman yang tenang namun gigih, dan aku—yang dulu dikenal sebagai pejalan kaki tangguh, tapi kini berjuang melawan pinggang yang tiba-tiba kambuh.
Lagu Situ Gunung
https://youtu.be/-tmMTk5pxB4
Cai bersih cai hérang Kakayon nu jadi lantaran Urang jaga urang rumat Ngocor salawasna